Terima Kasih Covid-19

terima kasih covid-19
Sumber Gambar cnnindonesia.com

 

Terima Kasih Covid-19-Menjelang dua tahun menjalani hidup bersama wabah virus covid 19, didampingi dengan berita kematian, apakah itu memang benar karena serangan covid19 ata di-covid-kan serta berita tantang pasien yang sembuh, berita tentang tenaga medis yang juga terpapar dan menjadi korban, hal tersebut sudah akrab di telinga kita.

Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Covid-19, karena :

  • Menjadi mampu berkumpul dengan keluarga, diiringi aktifitas di dalam rumah serta memaknai kebersamaan dan kehangatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
  • Secara naluri, membuat manusia harus berjuang mencari alternative penghasilan untk menghidupi rumah tangga. Roda ekonomi harus berjalan, dapur harus tetap ngebul meskipun menurunnya daya beli masyarakat karena gelombang PHK yang besar.
  • Menyadari bahwa, untk menyelesaikan suatu pekerjaan tidak harus tatap muka. Banyak aplikasi yang mendukung untuk mengatur pertemuan secara online. Sekali lagi dalam hal ini jarak yang terpisah tidak lagi menjadi masalah.
  • Mampu menjadi orang tua dengan berbagai peran di rumah, sebagai guru untuk membimbing putra putri tercinta belajar secara online, membantu menyelesaikan pekerjaan rumah serta tugas-tugas yang diberikan oleh sekolah. Serta mampu menjadi cheff terbaik di rumah untuk menyajikan masakan yang sederhana, enak dan penuh giji untuk meningkatkan imun tubuh.
  • Wawasan tentang kesehatan menjadi bertambah luas di seputar pandemik ini. Tips dan ulasan kesehatan begitu mudah di dapat. Tinggal memilih berita yang benar-benar valid tentang informasi suatu kesehatan.
  • Menambah kosakata baru dalam bahasa Indonesia terkait tentang pembatasan aktifitas masyarakat. PPKM level 1 sampai dengan 4 dan lain-lain.
  • Menyadari pentingnya arti vaksin 1 dan vaksin 2, karena tanpa hal tersebut ada beberapa kendala untuk mengurus beberapa administrasi di dalam kehidupan sehari-hari. Sertifikat/kartu vaksin menjadi hal yang utama.
  • Mengetahui jenis-jenis vaksin yang beredar di Indonesia tercinta. Bahkan bisa mengetahui vaksin tersebut berasal dari negara mana.
  • Menyadari betapa buruknya perilaku korupsi pada kondisi seperti ini. Seolah tidak ada empati untuk masyarakat yang kondisi ekonominya terhimpit.

Kemungkinan besar masih banyak lagi ucapan terima kasih saya yang tidak terungkap. Cukup sisanya saya simpan di lubuk hati yang paling dalam. Sedalam lautan antah berantah. Biarkan semuanya berjalan seiring waktu.

Menikmati perjalan pergi dan pulang menyusuri jalanan di kota sambil disuguhi pemandangan baliho yang ada dan menimbulkan berbagai macam persepsi. Semuanya itu menambah warna-warni kehidupan di tengah-tengah kondisi seperti ini.

Tetap jaga kesehatan selalu….

Share Button
 
Next Post

Hari Lahir Pancasila

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four + 4 =