Mengawali Hari dengan Cerita Subuh

Meskipun terdengar sayup-sayup azan subuh berkumandang memecah keheningan malam, jika mengikuti keinginan, tentulah lebih enak melanjutkan tidur dan kembali menarik selimut. Godaan empuknya bantal yang menyentuh kepala, lembutnya kasur yang terasa di badan, seolah berkata “teruskanlah tidur mu kawan, bukankah masih terasa lelah?” Selalu banyak godaan untuk tetap menjalankan perintahNya.

Sekitar pukul 4.30 WIB, saya selalu membiasakan diri untuk bangun dan bergegas sholat subuh. Sekuat tenaga dikerahkan dengan menggunakan sepeda motor untuk menuju mesjid, sholat berjamaah. Rasa dingin dan kantuk yang belum hilang harus dilawan. Jika melihat kondisi lingkungan rumah, sangatlah dimudahkan untuk pergi sholat berjamaah di pagi hari. Lampu penerangan jalan ada dimana-mana, tidak gelap gulita.

Saat menelusuri jalanan, suasana sekitar masih sangat sepi, hanya terlihat beberapa orang pria dan wanita berjalan menuju mesjid. Tidak banyak kenderaan yang melewati jalanan utama. Pertokoan masih tutup, demikian juga komplek perumahan. Kecuali beberapa mini market dan warnet yang buka 24 jam. Terkadang terlihat juga beberapa pemulung mencari sesuatu yang bisa dijadikan uang di tumpukan tong sampah di pinggir jalan.

Sesampainya di mesjid, beberapa kenderaan bermotor dan mobil sudah parkir. Jamaah yang terlebih dahulu tiba terlihat ada yang sedang mengambil air wudu, melaksanakan sholat sunat, membaca Al-Quran dan I’tikaf sambil menantikan waktu azan tiba.

Mesjid tersebut baru merenovasi tempat wudhu, menambah luas tempat wudhu pria dan wanita, karena jamaah selalu bertambah dari waktu ke waktu. Apalagi jika ditambah jadwal pengajian dan ceramah tambahan yang dilakukan hampir setiap pekan. Tidak jarang jamaah yang datang menghadiri pengajian tersebut dari luar wilayah lingkungan mesjid.

Fasilitas mesjid cukup lengkap.Terdapat ATM beras di teras mesjid untuk kaum fakir dan miskin. Cukup dengan menempelkan kartu yang sudah diberikan oleh pengurus mesjid kepada orang yang sudah ditentukan, maka dengan sendirinya beras sebanyak satu liter akan keluar dari ATM tersebut.

Mayoritas jamaah di dominasi oleh orang tua dan usia lanjut. Belum begitu banyak jamaah usia muda. Para jamaah sholat subuh sebahagian besar sudah saling kenal. Mesjid tersebut cukup besar, halaman cukup luas, suasana begitu asri dengan adanya beberapa pohon di sekitarnya. Shalat subuh adalah salah satu sholat fardhu dengan banyak keutamaan di dalam menjalankannya. Beberapa keutamaan tersebut adalah :

1. Dilapangkan rejeki

2. Kunci kemenangan

3. Lebih baik dari dunia dan seisinya

4. Sebagai penyelamat dari siksa neraka

Melihat keutamaan shalat subuh yang terkandung di dalamnya, merasa rugi jika meninggalkan shalat. Diperlukan keteguhan hati yang besar agar tetap bisa menjalankan secara konsisten. Hidup di dunia hanya sementara, kelak semuanya akan mempertanggungjawabkan semua perbuatan selama masa hidup.

Share Button
Tags: , ,
Previous Post

Fenomena Kecepatan Cahaya di Kehidupan Sehari-hari

Next Post

Minuman Soda dan Permen Sebagai Umpan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 + 3 =