Haruskah Dia Datang untuk Kita?

Memasuki bulan Maret 2020 tidak ada yang berubah, tidak ada yang istimewa semua orang beraktifitas seperti biasa, bekerja mencari nafkah, bersenda gurau dengan teman-teman bahkan beribadahpun semuanya berjalan lancar. Tidak ada perubahan dengan matahari yang selalu terbit di sebelah timur dan tenggelam di sebelah barat.

Pada bulan yang sama juga, tiba-tiba dikenalkan dengan berbagai macam istilah seperti social distancing, zona merah, lockdown,stay at home, work from home, work from office, bagi saya pribadi itu adalah kosa kata baru. Semua itu berkaitan dengan pandemi yang telah hadir di negara kita yang bernama Corona. Seperti yang diketahui dari media masa, virus tersebut berasal dari Wuhan dan menyebar dengan cepat ke seluruh penjuru dunia. Tidak pandang bulu, semua usia, jenis kelamin dan apapun jabatannya semua dapat terinfeksi virus tersebut.

Semuanya Berubah

Seketika kehadiran virus tersebut merubah gaya hidup manusia di dunia. Peraturan ketat diterapkan untuk memutus penyebaran virus corona yang memang dapat menyebar dengan cepat. Lewat media masa telah berjatuhan korban dengan jumlah besar dalam waktu singkat. Dokter, tenaga medis bekerja sekuat tenaga untuk menangani para pasien.

Social distancing diberlakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus tersebut. Beberapa perusahaan menetapkan pola kerja yang tidak pernah dirasakan sebelumnya oleh para karyawan. Para pelajar juga mengalami hal yang sama. Hampir di semua sektor, segala kegiatan dilakukan secara online.

Berita yang simpang siur, data yang tidak diketahui secara pasti berapa yang terinfeksi dan berapa yang menjadi korban atas virus ini membuat masyarakat merasa khawatir dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Terlebih gejala virus ini sama seperti gejala penyakit batuk atau flu biasa.

Timbul konsekuensi logis dengan diberlakukan pembatasan berbagai  aktifitas. Dunia bisnis terlihat lesu. Restauran, kafe, tempat wisata dan pusat-pusat keramaian mendadak sepi. Pendapatan berkurang, ekonomi menurun bahkan terjadi gelombang PHK di berbagai daerah.

Kapankah Berakhir?

Menurut media yang saya baca, belum ada obat antivirus tersebut. Kehidupan selama wabah ini ternyata membawa jenuh yang amat sangat bagi masyarakat. Jika diberi kelonggaran terhadap aturan yang sudah berjalan, akan membawa dampak yang sangat berbahaya. Kehati-hatian dan patuh terhadap aturan mutlak adanya.

Beragam data yang diperoleh dari berbagai peneliti tentang kapan wabah ini akan berkahir. Menurut Presiden Joko Widodo wabah Corona akan berakhir hingga Desember 2020, sehingga pada awal tahun 2021 industri parawisata akan melejit.

Dari sudut pandang saya pribadi, jika masyarakat tetap patuh dan taat serta sadar diri dengan keadaan ini, wabah ini akan cepat selesai. Semua lapisan masyarakat dapat menjalankan kembali kehidupan seperti sedia kala. Akan tetapi jika sama sekali tidak peduli tentunya akan memakan waktu yang lama dan dapat merugikan banyak hal.

Kedatangan Covid-19 tidak dapat dihindari, tidak ingin diterima tetapi sudah berada dekat dengan kita. Tetap yakin jika semua hal ini akan berakhir.

Share Button
Tags: , , , ,
Previous Post

Didi Kempot dan Bude Sumiyati, Duet Maut Masalah Hati

Next Post

Kenali Gejala dan Pencegahan Virus Corona

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen + one =