Daging Rendang Bukanlah Lengkuas

daging rendang
Sumber Gambar padang.tribunnews.com

Tidak harus menunggu momen Idul Fithri ataupun Idul Adha jika ingin mencicipi daging rendang. Mampirlah ke rumah makan Padang terdekat di kota Anda, maka akan mudah ditemukan daging rendang tersebut. Kenapa harus rumah makan Padang? Karena daging rendang sudah dikenal sebagai olahan masakan dari Sumatera Barat dan Ibu Kota provinsinya adalah Padang. Jika ditinjau lebih lanjut, di Kota Padang sendiri tidak ada yang namanya rumah makan Padang, yang ada hanyalah rumah makan Ampera dan tetap menyediakan daging rendang juga.

Sebagai seorang suku Jawa yang lahir di Sumatera Utara, kondisi lidah sama sekali tidak mempersoalkan masakan pedas, asin atau manis. Semua jenis bisa diterima termasuk rendang, meskipun di rumah semua masakan didominasi oleh masakan Jawa. Sajian daging rendang tersebut dapat juga ditemui di seluruh daerah Indonesia secara mudah,  kecuali jika status daging tersebut sold out.

Saat saya berada di pulau Jawa dan mampir ke Rumah Makan Padang, saya perhatikan rendang yang saya makan tidak terlalu pedas. Warna rendang tidaklah coklat kehitam-hitaman. Sepertinya pemilik warung melakukan modifikasi citra rasa pedas dari rendang tersebut agar dapat diterima masyarakat yang dominan masakannya cenderung manis. Hal tersebut membuat kehadiran daging rendang diterima masyarakat sekitar.

Anda tidak layak mengolah daging rendang jika tidak memiliki rasa sabar. Untuk menghasilkan daging rendang yang sangat lezat banyak hal yang harus dilewati. Daging rendang dimasak dengan cukup lama. Tidak bisa dilakukan terburu-buru, sebab memasak daging rendang bisa sampai empat jam lamanya. Santan kelapa, bumbu rempah-rempah dan daging pilihan, merupakan kunci sukses sajian rendang yang sangat enak.

Masakan daging rendang disebut gagal jika daging terasa keras. Potonglah daging sapi pilihan dengan melawan serat. Perhatikan penggunaan api saat memasak. Api yang besar bisa merusak serat daging. Dengan demikian bumbu akan meresap dengan mudah. Setelah warna berubah menjadi coklat kehitaman kecilkan api. Lakukanlah dengan sepenuh hati. Jika api tetap besar maka akan mengakibatkan daging rendang akan hancur. Tentu sayang sekali jika gagal karena daging yang dibeli pastilah mahal harganya.

Jangan pernah menggunakan blender untuk menghaluskan bumbu dan rempah-rempah yang akan digunakan memasak rendang, akan tetapi bumbu tersebut harus digiling sampai halus. Demikian nasihat kuno yang diberikan orang tua saat hendak meracik rendang. Setelah dihaluskan, cara memasak rendang yang tepat adalah merebus bumbu halus bersama santan. Tunggu sampai mengental dan mengeluarkan minyak, barulah daging dimasukkan lalu dimasak hingga matang.

Pada mulanya sajian rendang hanya ada dan disuguhkan saat pesta adat yang sangat penting bagi masyarakat Sumatera Barat. Perjalanan kuliner rendang sangat panjang hingga bisa menembus ke luar negeri. Semua tidak terlepas dari kemampuan dan semangat juang merantau yang dimiliki oleh masyarakat Sumatera Barat. Selain itu daging rendang tersebut tahan lama. Bisa sampai satu bulan lamanya.

Kemampuan adaptasi daging rendang terhadap lingkungan sekitar patut diberi apresiasi. Masakan daging rendang tidak egois. Daging rendang bisa berdiri sendiri, bisa juga dipadukan dengan masakan yang lain. Sebagai contoh, nasi uduk yang berasal dari Jawa bisa menggunakan daging rendang sebagai lauknya. Saya sendiri pernah mencobanya dan sangat enak. Begitu juga dengan nasi lemak atau nasi gurih yang berasal dari Sumatera,dapat juga dipadukan dengan daging rendang sebagai lauknya.

Di sisi yang lain, masyarakat Minang menjunjung tinggi peribahasa “Dimana Bumi dipijak, disitu langit dijunjung”. Peribahasa tersebut benar-benar diaplikasikan ke dalam kehidupan yang nyata oleh para perantau termasuk dalam masakan rendang.

Kemampuan beradaptasi dengan mudah merupakan faktor utama yang membuat daging rendang ini bertahan sejak lama. Tidak kaku dalam menerapkan resep masakannya. Toleransi masakan rendang sangat tinggi terhadap masakan yang lain, bahkan sebelum istilah toleransi itu sendiri muncul.

Resistensi budaya Minang sangat kuat. Semangat hidup dan berjuang terlihat dari kemampuan masyarakat tersebut dari semangat merantau ke berbagai pelosok, bahkan sampai luar negeri. Lewat bumbu rempah-rempah, melalui masakan rendang, masyarakat International mengenal Sumatera Barat dan mengenal Indonesia.

Jangan sampai mendapatkan lengkuas saat mengambil daging rendang.

Share Button
Tags: , , , ,
Previous Post

Minuman Soda dan Permen Sebagai Umpan

Next Post

Menggambar, Melukis dan Menulis sebagai Perkembangan Peradaban

Comments

  1. Reply

    Haha memang kadang kalau sudah lapar, main ambil aja ya. Ternyata itu lengkuas.

    1. Reply

      Itulah yang dinamakan apes….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × four =