Seperti Bukan Tahun Biasa

Tahun Baru 2021
Sumber Gambar https://kompas.com

Seperti Bukan Tahun Biasa-Menurut pendapat saya, sepanjang tahun 2020 adalah bukan tahun biasa, bisa jadi tahun yang sangat luar biasa. Bagaimana bisa dikatakan seperti itu? Coba dilihat dan diurut secara perlahan-lahan, ada satu kejadian yang mengubah tatanan kehidupan manusia dalam beraktifitas.

Kedatangan virus Corona (Covid-19) yang tidak diharapkan dan tidak disangka hadir ditengah-tengah peradaban manusia. Kehadiran virus tersebut membawa korban yang banyak selain perubahan kehidupan yang menyertainya. Social distancing, protocol kesehatan, rapid test, swab beberapa kosa kata baru yang juga muncul dengan keberadaan virus tersebut.

Rumah adalah tempat tinggal yang sebenar-benarnya. Memang sebenar-benarnya tempat berlindung, berlindung dari sebaran virus corona tersebut. Sejak ditetapkan sebagai status pandemi, semua kegiatan dilakukan dari rumah. Apakah itu kegiatan belajar mengajar, bisnis bahkan urusan kerjaan kantor dilakukan secara daring.

Jika sebelumnya berkumpul dengan keluarga adalah hal yang sulit, namun untuk kali ini bukanlah hal yag sulit melainkan suatu keharusan ditengan pandemi seperti ini dan faktor protokol kesehatan yang harus dijalankan juga.

Tuntutan penyesuaian hidup ditengah wabah virus ini terjadi secara mendadak. Suka atau tidak suka semua orang harus menerima dan mau melakukan penyesuaian tersebut. Bagaimana para orang tua harus menemani anaknya belajar, mengerjakan tugas secara yang semuanya dilakukan secara online. Para pengusaha yang memeras otak dan mengatur strategi dalam menggaji karyawan dan tetap berusaha menjaga agar bisnis tetap berjalan.

Namun apa daya, ditengah kebijakan protokol kesehatan disejumlah daerah mengakibatkan terjadinya PHK.  Menurut penuturan seorang teman yang berkerja di hotel ternama, dari sekian banyak kamar yang berjumlah ratusan hanya 2 (dua) kamar saja yang dapat terisi. Penghematan secara ketat dilakukan pihak manajemen hotel agar bisa tetap beroperasi. Sekuat-kuatnya bertahan, gelombang PHK di lingkungan hotel tersebut terjadi juga.

Seorang teman yang berprofesi sebagai supir pribadi yang bertugas mengantar dan menjemput anak-anak pergi dan pulang sekolah harus rela menerima kenyataan dirumahkan oleh majikanya. Hal ini beralasan karena aktifitas sekolah dilakukan secara online.

Uraian di atas adalah sekelumit cerita atas dampak sosial yang dirasakan akibat virus ini. Kebijakan yang dibuat tentulah untuk menjaga semua warga dari virus tersebut. Di satu sisi, masalah klasik yang timbul seperti tuntutan isi perut menjadi alasan kuat bahwa roda ekonomi harus berjalan meskipun dengan resiko terpapar virus corona.

Bagaimana dengan tahun 2021?

Tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan pandemi ini segera berakhir. Pemerintah hadir lewat vaksin yang katanya sudah ditemukan dan sudah dihadirkan ditengah-tengah kehidupan untuk segera dicicipi secara gratis.  Mudah-mudahan gratis untuk semua lapisan masyarakat terutama yang kurang mampu.

New Normal diharapkan menjadi jawaban dari semua pandemi ini. Sudah mulai terbiasa dengan masker, menjaga jarak dan tidak lagi canggung dengan protokol kesehatan disaat menjalankan aktifitas sehari-hari. Sadar akan betapa pentingnya kesehatan dimulai dari kebiasaan sederhana yaitu mencuci tangan.

Menyambut tahun 2021 jangan sungkan untuk mencuci tangan demi kesehatan. Langkah sederhana dan mudah yang membawa kebaikan bagi kita semua.

Share Button
Tags: ,
Previous Post

Hari Lahir Pancasila

Next Post

Behavioral Economics

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 10 =